REMAJA HARUS LEBIH MAJU
Remaja adalah tumpuhan harapan Bangsa, di tangan remaja nasib bangsa dipertaruhkan, kebayang kan????? Gimana nassib bangsa kita kalau generasi amburadul, kebanyakan remaja menggunakan masa mudanya hanya untuk senang-senang. Ingat …!!! Masa muda adalah masa transisi bagi kita untuk menentukan sikap bagaimana menghadapi perkembangan zaman. Memang, semuanya tidak bisa pasti karena adanya factor-faktor itu? Yang pasti faktornya adlah hasl yang tidak bisa dinalar olehb akal manusia yang begitu terbatas.
Akhir-akhir ini para pelaku criminal didominasi oleh remaja. Dengan menyadarkan pada kebebasan dan HAM (Hak Asasi Manusia). Padahal kebesan dan HAM yang digambarkan para aktivis sekuler itu nyata utopis. Seperti kata bang Haji Rhoma Irama “BUKAN BEBAS LEPAS MELAKUKAN PELANGGARAN, KEBEBASAN BAGI MANUSIA BUKAN TANPA BATAS, SEBAGAI MAHLUK BERBUDAYA KITA TERIKAT ATURAN” bangsa kita punya aturan dan pegangan hidup yakni Pancasila dan UUD yang keduanya bukan hanya sebagai pelengkap saja, ingat!!!!
Masa muda foya- foya, tua meratapi nasib dan mati masuk surga. Itu Cuma celoteh para activis skuler yang punya tujuan hidup tidak benar, aliass batil. Mereka hanya mau enak-enak saja. Bagaimana mereka bis masuk surga kalau memang mereka malas bersujud menyembah Tuhan yang Cuma sengsara Dunia Akhirat yang terjadi kita foya-foya. Apakah anda sudah mengenal pribadi anda sendiri…? Kalau memang anda sudah dewasa seharusnya anda malu apabila belum mengenal pribadi anda.
Pemuda punya tiga ciri – cirri :
o Pemuda punya kedisiplinan tinggi, kalau memang nggak punya kedisiplinan… ya belum dibilang pemuda.
o Pemuda punya ethos kerja tinggi, yang mana mereka tak akan puas sebelum menuntaskan keinginan mereka.
o Pemuda mempunyai semangat pantang menyerah, mereka tidak gampang putus asa.
Dari keterangan diatas tidak terdapat pada diri pemuda maka belum bisa dibilang pemuda tulen, beliau juga menambah ada beberapa hal yang perlu dihindari oleh pemuda :
- Egoisme - Extrimisme
- Matrealisme - Konsumtif
- Cauvimisme - Elitisme
Sadar atua tidak remaja sering melakukan hal yang tak seharusnya dilakukan, yang hanya membuat mereka menyesal. Penyelesain itu adanya dibelakang. Hal yang tak kalah pentingnya adalah kesadaran diri dalam menghadapi kehidupan yang berliku-liku. Insya
Allah kalau setiap remaja punya kesadaran maka terciptalah ketenteraman dan kemakmuran.
Komentar
Posting Komentar